Tumbuh Kembang Bayi Usia 5 Bulan

Posted by Antoni Clianto Monday, May 30, 2016 0 comments
Blogger Jakarta - Apakah bayi anda saat ini berusia 5 bulan? Sudah saatnya mengetahui apa saja pertumbuhan anak normal seusianya. Biasanya pada fase ini seringkali bayi bereksperimen membuat sekian banyak suara dengan memakai lidah dan bibir mungilnya.
Tumbuh Kembang Bayi Usia 5 Bulan
Dia sedang mempelajari suara-suara apa saja yang dapat dibuatnya dan ini sebetulnya merupakan mula dari keterampilan berbahasa. Jangan jenuh ya bila si kecil selau mengulang-ngulang suara atau bunyi yang sama pada saat berinteraksi dengan anda.

Untuk mayoritas bayi, pada masa ini biasanya tertawa sih bayi akan terdengar suaranya. Cobalah ajak si kecil berinteraksi, misalnya anda meniru yang dilakukan bayi anda. Dengan begini dia akan energik untuk terus berjuang berkomunikasi dengan Anda. Dan jangan kaget bila ternyata si kecil dapat mengeluarkan suara atau bunyi yang bertolak belakang untuk memberitahu kita bahwa dia lapar, lelah, atau sekedar hendak bermain.

Untuk pertumbuhan fisiknya, bayi sudah mulai bisa tengkurap dan ada juga yang sudah merangkang. Untuk yang pertumbuhan yang cepat tidak jarang ada yang sudah bisa duduk, namun tidak terlalu tegak dan masih terlihat sempoyongan. Punggungnya pun bakal terlihat melengkung. Untuk mengatasinya, anda dapat menyandarkannya ke bantal, atau ke tubuh Anda. Jika kita membiasakannya dalam posisi duduk, si kecil akan semakin meningkat kekuatan dan kestabilannya.

Pada fase ini, kita juga dapat mengenalkan gelas bermoncong (sippy cup) untuk bayi Anda. Pilihkan gelas yang mempunyai 2 pegangan, hal ini untuk memudahkannya dalam meminum air. Pada awalnya, akan banyak air yang tumpah daripada yang masuk ke mulutnya, namun tidak mengapa ayah bunda ini adalah suatu proses. Dia akan senang menghempaskan dan memukul-mukulkan gelasnya ke lantai atau meja, sebab menyukai bunyi yang ditimbulkannya.

Apakah Bayi 5 Bulan Siap Diberi MPASI?

Anjuran untuk memberikan MPASI (Makanan Pendamping ASI) kepada si kecil ialah setelah bayi anda lebih dari 6 bulan. Bahkan menurut keterangan dari DSA, sebetulnya gizi bayi bakal tercukupi dengan ASI sampai ia berusia 9 bulan.

Namun memang beberapa bayi pada umur 5-6 bulan ada telah mulai “penasaran” menyaksikan apa yang dimakan oleh orang tuanya. Lalu, kapan sih sebetulnya bayi kita siap untuk menerima MPASI? Berikut ini adalah tandanya yang bisa anda lihat pada si kecil :

  1. Sudah mulai tertarik menyaksikan makanan. Jika dia telah mulai menyimak makanan yang terdapat di piring Anda, bahkan mengupayakan untuk meraihnya dan memasukkannya ke mulutnya, berarti dia telah mulai tertarik dengan makanan.
  2. Bayi kita sudah dapat menegakkan kepalanya dengan baik. Kalau belum bisa, usahakan kita menunda menyerahkan MPASI kepadanya.
  3. Jika bayi kita sudah dapat memasukkan makanan dengan lidahnya kebelakang mulutnya.
  4. Bibir bawah bayi anda harus dapat “mengambil” makanan yang terdapat di sendok
  5. Usus bayi anda harus dapat mencerna makanan yang masuk dengan baik
Namun yang harus anda perhatikan adalah jika saat anda menyuapkan makanan untuk si kecil dan lidahnya terus mendorong makanan itu keluar, berarti dia belum siap diberi MPASI. Kalau begitu, hindari dahulu MPASInya sampai bayi anda siap untuk menerima makanan padat.

Makanan pertama MPASI, apa yang usahakan kita berikan kesatu kali? Anda dapat mencoba: Sereal yang dibaur dengan ASI atau susu formula, pisang, kentang, apel, wortel. Perhatikan reaksinya sesudah pemberian MPASI. Jika tidak terdapat gangguan pencernaan atau firasat alergi, maka menunya dapat anda teruskan dengan makanan lain yang lebih bervariasi agar anak anda terbiasa.

Demikianlah sedikit ulasan tentang Tumbuh Kembang Bayi Usia 5 Bulan, semoga bermanfaat ya ayah bunda.

Baca Selengkapnya ....

Tumbuh Kembang Bayi Usia 0 Sampai 4 Bulan

Posted by Antoni Clianto Saturday, May 28, 2016 0 comments
Blogger Jakarta - Tumbuh kembang bayi usia 0 sampai 4 bulan adalah fase-fase awal dari perkembangan si kecil. Untuk memastikan apakah bayi ayah bunda dalam suasana sehat, anda harus mempersembahan yang terbaik untuk si kecil.

Tumbuh Kembang Bayi Usia 0-4 Bulan

Berikut ini adalah rincian dari awal bayi anda lahir hingga usia 4 bulan.

Bayi Usia 1 Bulan

Jangan panik bila bagian punggung atau pantat si kecil terdapat kulit yang biru seperti luka lebam, atau keabu-abuan. Bercak ini seringkali hilang sesudah usianya melalui 1 tahun. Biasanya bercak biru seperti ini dinamakan tanda lahir bayi.

Jangan panik jika kepala bayi ayah bunda tidak cukup simetris, sebab ia baru saja melalui jalan yang sempit, yakni pinggul sang ibu. Matanya akan terlihat membengkak, hidungnya masih paling pesek dan kupingnya tampak agak aneh. Dia bakal terus “memperbaiki” penampilannya seiring pertumbuhannya. Bahkan pada beberapa bayi, Anda dapat melihat bagian empuk di pada atas kepalanya berdenyut. Ini masih tergolong normal.

Pada minggu-minggu pertama , mata si kecil seringkali akan terus menutup. Setelah melalui fase ini matanya akan dapat terus tersingkap untuk masa-masa yang lebih lama. Ia akan dapat melihat wajah kita pada jarak selama 20 cm.

Pada fase ini bayi dapat menggerakkan dan memutar kepalanya untuk menjangkau susu ibunya, dapat meregangkan tangannya, serta mengenggam jari kita dengan kepalan tangannya.

Bayi Usia 2 Bulan

Pada bulan kedua, gerakan tubuhnya bakal semakin membaik. Ia dapat menggapai benda-benda yang unik perhatiannya, dapat memegang benda kecil dengan gengamannya walapaun hanya dalam waktu yang sebentar, bahkan ia sudah dapat menepuk-nepuk benda yang disenanginya.

Cobalah tersenyum kepadanya, dan ayah bunda tidak boleh kaget bila ia tersenyum balik. Coba pula membuat sekian banyak bunyi di dekatnya tanpa membuatnya terkejut. Sebagian bayi akan memperhatikan bunyi itu dengan seksama, sedangkan sebagian lainnya mungkin justeru akan menangis.

Pada akhir fase ini, beberapa bayi telah mulai dapat mengerakkan kepalanya dan mencoba menyaksikan ke sekeliling ruangan. Jika bayi kita senang, maka ia bakal membuat sekian banyak respon, seperti memandang wajah Anda, mengupayakan meraih kita dengan tangannya, tersenyum dan mengoceh.

Sebaliknya, andai ia sedang kesal, maka respon yang dibuatnya antara beda memalingkan wajahnya dari Anda, menangis, meronta, serta bernafas dengan cepat.

Si kecil pun sudah mulai suka bereksplorasi memakai mulutnya dengan menghisap apa saja yang dapat dan nyaman untuk dihisap. Ia mulai tidak sedikit bereksperimen dengan suaranya, serta jarak pandangnya pun meningkat hingga beberapa meter ke depan.

Bayi Usia 3 Bulan

Pada bulan ketiga, si kecil semakin hebat dalam memainkan kepalanya. Cobalah untuk tengkurapkan si kecil, maka si kecil akan memainkan kepalanya untuk mengangatnya. Ia juga semakin mahir memakai tangannya. Ia bakal senang menyentuh, memegang, serta memukul-mukul dengan kedua tangannya.

Si kecil akan paling suka menyaksikan bayangannya sendiri di cermin. Pada fase ini, bayi bakal mulai mengenali wajah orang dekatnya dan sekian banyak benda yang akrab dengannya.

Bayi Usia 4 Bulan

pada bulan keempat, bayi ayah bunda akan mengamati  banyak ekspresi wajah kita dan menirunya. Sebagian bayi terdapat yang sudah dapat berguling ke posisi tengkurap sendiri pada fase ini. Namun ada sebagian yang belum bisa untuk sekedar tengkurap, jangan panik mungkin pada bulan berikutnya anak anda bisa tengkurap. Karena sebagian bayi ada yang sudah mulai tumbuh giginya dan biasanya akan lama dalam berjalan.

Demikianlah garis besar pertumbuhan bayi Anda semenjak usia 0-4 bulan. Yang harus ayah bunda ingat ialah bahwa masing-masing bayi mempunyai tahapan pertumbuhan yang unik. Jika bayi kita agak lamban perkembangannya, tidak boleh langsung panik ya. Karena setiap anak berbeda tumbuh kembangnya, tidak bisa disamakan satu dengan lainnya.

Baca Selengkapnya ....

Tips Mengatasi Waktu Tidur Bayi yang Tidak Teratur

Posted by Antoni Clianto Wednesday, May 25, 2016 0 comments
Blogger Jakarta - Bagi beberapa orang tua, menjaga dan melmperhatikan perkembangan si kecil adalah suatu pekerjaan yang menyenangkan. Hal penting adalah bagaimana si kecil tetap berada dalam keadaan dan suasana yang baik. Di samping kesehatannya, pola tidurnya juga perlu untuk diperhatikan oleh ayah bunda.
Tips Mengatasi Waktu Tidur Bayi yang Tidak Teratur

Pola istirahat bayi mempunyai waktu yang berbeda-beda, ada yang tidurnya siang hari namun malam harinya bangun dan menangis dan sebaliknya. Namun pada dasarnya pola istirahat bayi terbagi menjadi sejumlah waktu, yakni pagi, siang, senja dan malam. Kebanyakan orang tua merasa khawatir dan bingung dalam menghadapi situasi tersebut.

Waktu Tidur Bayi

Ada sedikit tips mengatasi waktu tidur bayi yang tidak teratur. Sebagai orang tua yang baik, ayah bunda harus bisa melihat situasi anak, usahakan kamu mengenal lebih jauh mengenai waktu tidur buah hati anda supaya dapat menyiasati masa-masa tidurnya. Berikut ini adalah cara mengatasi dan tips agar bayi anda tidur dengan nyenyak dan jam tidurnya tidak terganggu :

1. Mengatur Jam Menyusu

Ayah bunda, usahakan jangan  membangunkan bayi yang sedang tertidur pulas hanya untuk menyusui. Ingat, bayi bakal terbangun dari tidurnya saat ia lapar, berkeinginan buang air kecil (BAK) atau buang air besar (BAB). Biarkan bayi saat bayi sedang tertidur pulas, jika lapar haus dan lapar maka si kecil akan bangun dengan sendirinya. Sikap disiplin orangtua dapat membuat bayi mendapatkan pola tidurnya.

2. Kenali Tanda Mengantuk

Mengantuk adalah pertanda tubuh bayi mulai lelah. Biasanya ditandai dengan menggosok-gosokkan mata, mengisap-isap jari, menguap atau justru menangis (rewel). Bila firasat ini muncul, segera tidurkan bayi. Kenali tandanya supaya bayi istirahat dengan nyenyak karena dapat membuat bayi anda jauh lebih baik.

3. Cahaya Ruangan

Pada malam hari, redupkan lampu kamar supaya bayi belajar memisahkan antara masa-masa siang dan malam. Kondisi tersebut akan menolong bayi untuk menyusun pola tidurnya. Dengan penyinaran yang redup, maka bayi akan gampang terlelap. Di samping itu, buatan hormon melatonin pun akan meningkat. Selain berfungsi untuk kekebalan tubuh, hormon ini pun membantu bayi anda untuk mudah tertidur.

4. Suhu Ruangan

Sebelum tidur, pastikan suhu udara sejuk agar dapat membuat bayi tidur nyenyak. Setel suhu dengan tepat di kamar, jangan sampai panas tapi tidak terlampau dingin. Bila Mama memakai pendingin ruangan, setel suhu tidak cukup lebih 26°C.

5. Mandi Dengan Air Hangat

Bersihkan badan bayi sebelum tidur. Bersihkan dengan air hangat supaya tubuh bayi tidak lengket. Setelah mandi, seringkali bayi akan gampang tertidur dengan pulas. Sebab, rasa hangat bakal memperlancar sirkulasi dan aliran darah. Dan akan terjadi pelemasan sendi, jaringan dan otot, sampai-sampai peredaran darah bisa bekerja secara baik. Bayi juga menjadi tenang dan nyaman.

6. Pakaian Bayi

Kenakan pakaian yang paling nyaman, seperti kaos kutang atau pakaian yang berbahan dasar katun yang gampang menyerap keringat. Pastikan ukurannya pas, tidak kelewat besar atau kecil. Hindari pakaian berbahan sintetis sebab tidak menyerap keringat. Pakaian berbahan sintetis akan membuat bayi anda tidak nyaman dalam tidurnya.

7. Pasang Kelambu

Bayi mana yang dapat istirahat nyenyak bila terdapat banyak sekali nyamuk yang mengganggu dan menggigiti kulit lembutnya. Usahakan ruangan yang dipakai untuk istirahat terbebas dari nyamuk. Atau, manfaatkan kelambu khusus untuk melindungi bayi dari gigitan nyamuk.

Tips terakhir mengatasi bayi yang susah tidur adalah buatkan kebiasaan untuk si kecil. Misalnya didengarkan sholawat, diusap-usap kepalannya, atau dipukul pelan dan perlahan di bagian kakinya. Demikianlah sedikit tips mengatasi waktu tidur bayi yang tidak teratur. Semoga bermanfaat ayah bunda :D

Baca Selengkapnya ....